This So Metrosex

apa kabar darling, sahut seorang lelaki kepada anjingnya . pagi itu adalah hari minggu diawal september di pertengahan salju manhattan 2006. tidak lama kemudian telepon berdering, “hallo kata si pria itu” tapi tidak ada tanggapan. ah ternyata dia belum mengangkat teleponnya, dia baru ngomong2 hallo aja, kaya tes tes. latihan.  1 detik sebelum he pick that phone, telefeon tiba2 berhenti. the man is shock (orang itu kaos kaki) dan dia tidak  mau kehilangan waktu untuk menaggapinya.

jam 9 lonceng berbunyi, dan si pria itu bergegas berangkat ke sebuah cafetaria di bilangan street road avenue tepat satu blok sebelum evening evening street. ada sebuah pertemuan kecil dengan sahabatnya yang bernama riri tapi bukan dj. sesampainya di cafe, the man orders hot coffee. riri tak kunjung datang, the man menunggu.

the man finally mad, the man keluar cafetaria sambil mengalung ngalung meja dan ngomong ngomong kasar ke ibu ibu yang lagi lap dancing di dance floor. si ibu ibu bilang ” you better not kill my groove….kecuali kau mengharapkan murder on the dance floor….and you’ve got no invitation to the dance floor madafaka….(yang ternyata si ibu anak techno dan clubbers berat ngehinanya juga pake judul lagu) ..si the man yang anak muda langsung membalasnya dengan kata “i bet that you  look good on the dance floor. anak musim banget

si the man keluar dan mencegat taksi untuk berlalu , hallyard park adalah tempat yang akan dia tuju. dan new york city masih biru diterbangi burung burung melantunkan modern sinatra’s…i’ve got seven faces….

bersambung

Leave a Reply