london, city lights down….part 2

(part1)waktu menunjukan pukul 6. 15 sore, dan setelah membeli frapucinno di pinggir jalan, sayamelihat seseorang di bangku pedestrian..dia adalah….(continue)

adalah..sarah.

well…sarah adalah seorang gothic punk yg trendy. dia mengenakan baju hitam sebuah band goth yang.katakanlah..classic. di genggamannya adalah hard cigarette yg asapnya mengepul mengitari wajahnya,

penampilannya begitu serupa dengan gadis2 di my space.uk, saya semakin yakin bahwa dia adalah anak indiefest.

sesekali saya melakukan pandangan ke arahnya yg sedang bersandar di bangku pedestrian di depan kanopi sebuah bank international. saya yakin dia juga melihatin saya, karena well you know im totally dress up layaknya seorang international bigbeat funky DJ. e.g ; sweater bulu, jeans dan adidas samba. bila kau disana mungkin kau akan menyangka saya anggota anak band My CHemical Brother, Groove Amanda, atau Dave Punk? uh..well, kembali ke Sarah….saat itu, dia begitu bersinar dan menghipnotis saya…badannya begitu langsing, stylenya begitu cosmogirl, wajahnya hiperseksual. damn said

ternyata frapucinno mengerti hasratku, segelas habis kopi ini membuat saya mati gaya di bustop, setelah menempatkannya di trashcan saya memberanikan diri untuk ya..head off straight to her face, “hi how are you”, “my name is andi and im from indonesia” i live in my house….DAN AH DAMN kenapa tiba2 english saya begitu textbook pelajaran SD sekali saat itu. sehingga saya ga jadi untuk mendekatinya.

im on the will, no  certain trigger.  begitulah momen itu terasa begitu gantung, london semakin oranye dengan lampu lampu jalannya…..,,,, ketika itu terlihat seorang pemuda gay. orang orang mungkin akan sentimen kapeda saya, karena menjudge seseorang hanya dari penampilan. ah biarlah…pemuda itu menggunakan spandex pink, sepatu putih, dan berkumis seperti fredy merkuri. saya tidak akan berubah pikiran dia pasti gay. dan oh my god….dia mendekati sarah….damn!!! pandangan saya terhalang lalu lalang2 human traffic dan dari sela sela pandangan kulihat dia mengajak sarah pergi, menaiki sebuah city taxi. AH ! tidak lama kemudian jalan kembali lenggang dan guess what…yang kudapati hanyalah puntung rokok sarah dan sebuah lagu berdengung di Ipod, “regret is a bitter taste…-all state champions.-

lampu london seolah redup. seorang anak punk dengan rambut spiky-blonde-glued yg sedang mabuk2 di pingggir jalan menghampiriku dan mengatakan “you fuck is a loser beybe soy un predediore” tapi karena saya tidak mengerti bahasa mandarin saya diamkan saja dia. tapi karena penampilan dia kampung dan sangat annoying, lalu saya balas mengata2i dia dengan bahasa inggris saya asal2an aja da soalnya saya cuma bisa bahasa jerman “hey mother fuck i fuck your girl and your grandfather go tohell ass hole punk is dead yeah, what?”…si anak punk hanya diam lalu menakol saya dengan botol bir..PRANG. all i know after is a blue blue sky, down the ground.lying a paving bed……….

help me london city lights…….

-to be continued-

5 Responses to “london, city lights down….part 2”

  1. dede Says:

    nice

    is she sarah genting? hahaha

  2. Andi Memang Says:

    HAHAHAHAHAHAH!!!! GOBLOG…AING KAREK NYADAR SIA DE..BUSARAH KAN MAKE LEGGING, TRUSLANGSING NGAROKO…ANJIS….AING BISA DISNGKA ADMIRER KIEU..NTEU ETA ASAL2AN…NIATNYA MAH SARAH ALMGREN (INTERNATIONAL NOISE CONSP)….TAPI NGABAYANGKEUNNA MAHADA ORG AMERIKA DI MY SPACE NGARANNA AMBER….HAHAHA NAHA JADI SARAH GINTING KIEU..KACAU DE. UNTUNG DIINGETKEUN..KELEK! EH KEPLEK !

  3. bAridah Says:

    halo ndi.
    ak baru nyadar.
    kamu ternyata

    agak terguncang.

    haha, oke-oke…

  4. IaMNotABetrayer Says:

    i know what 2 read when im in blue,now hehe..

    walopun ak banyak ga ngertinya siy;(

  5. Andi Memang Says:

    hahahah sip sip sok mangga. drpada bersedih, mening berenang

Leave a Reply